-->

AgriPest

Virus Zika

Virus Zika disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes menyebabkan kerusakan otak bayi ketika dalam kandungan yang menyebabkan kelahiran bayi dengan kondisi yang dinamakan microcephaly. Virus Zika yang merupakan family dari Flaviviridae ini sebenarnya menyerang orang dewasa dan dapat menyebabkan kelumpuhan, namun mengingat dampaknya yang sangat serius, wanita yang sedang hamil diangap paling rawan karena jika terserang virus ini akan melahirkan bayi yang mengalami pengecilan tengkorak kepala dan otak. Akibat serangan virus ini bayi yang dilahirkan akan mengalami cacat permanen. 

Gejala yang muncul akibat serangan virus ini hampir sama dengan gejala flu seperti demam dan sakit kepala, mata dan hidung berair, mata merah, pengerasan ganglion, sakit persendian serta pelemahan otot. Dengan gelaja ini penderita akan mengalami penurunan kondisi kesehatan dan mengalami kelumpuhan. Gejala ini biasanya berlangsung selama 2-7 hari.

Cara Penyebaran Virus Zika

Bagi orang tertular virus ini dainjurkan untuk : banyak istirahat, minum cairan yang banyak agar tidak mengalami dehidrasi, minum obat seperti acetaminophen atau paracetamol untuk mengurangi demam dan sakit otot dan persendian serta dilarang untuk mengkonsumsi obat aspirin atau obat-obatan anti imflamasi non steroidial. Sampai saat ini memang belum ada vaksin yang dihasilkan melawan virus ini.

Mengingat tingginya angka kehamilan dan juga penyebaran virus ini melalui gigitan nyamuk Aedes, maka kita perlu mewaspadai penyebaran virus Zika ini. Penularan virus ini dapat terjadi dengan cepat dari manusia ke manusia dengan nyamuk sebagai media penyebarannya, sebagaimana kasus demam berdarah. Disamping itu mengingat sebagai besar orang yang tertular virus ini hanya terkena dampak sedang saja seperti terkena flu biasa, maka ketidakperdulian ini dapat mempercepat penyebaran virus ini jika tidak dideteksi dengan cepat. 

Mengingat luasnya wilayah Indonesia dan juga kondisi iklim di Indonesia yang mendukung bagi berkembang biaknya nyamuk dan juga perpindahan orang dengan cepat dari satu negara ke negara lainnya, Indonesia memang sangat rawan menjadi wilayah penyebaran virus ini. Walaupun sebagian besar penderita dapat pulih kembali setelah terserang virus ini, namun beberapa laporan menyebutkan bahwa virus ini dapat juga berakibat vatal bagi orang dewasa terutama yang mengalami pelemahan otot pernafasan. Oleh sebab itu, segera hubungi AgriPest yang bergerak di bidang jasa pest control untuk menangani masalah nyamuk di rumah Anda dengan Jasa Fogging. Anda tentunya tidak menginginkan Anak Anda mengalami nasib seperti pada foto bukan?

Akibat Virus Zika

Virus Zika pertama kali ditemukan pada tahun 1940 an pada monyet yang hidup di hutan di Uganda di Afrika Tengah. Selanjutnya virus ini menulari manusia yang kejadian pertamanya mulai dilaporkan pada tahun 1954 di Nigeria. Dalam kurun beberapa dekade memang kasus virus ini relatif kecil yang hanya ditemukan 17 kasus di Afrika dan di Asia Tenggara. Pada tahun 2007 terjadi ledakan kasus virus Zika ini di kepulauan Cook, Easter Island dan Polinesia. Di Kolombia tercatat sebanyak 560 kasus yang menyerang wanita dengan masa kehamilan 6-8 bulan dan secara keseluruhan diperkirakanterdapat 700 ribu kasus virus Zika ini. Di El Salvador dilaporkan kasus virus Zika sebanyak 169 kasus dimana 45 diantaranya menyerang wanita hamil dengan 2 kasus kematian. Pemerintah Salvador mengumumkan bahwa kasus virus ini pertama kali terjadi pada bulan November lalu dan sejak itu telah dilaporkan dugaan kasus virus Zika sebanyak 3836 sampai dengan bulan Desember lalu.

Sampai saat ini sudah ada sebanyak 4000 bayi yang dilahirkan mengalami microcephaly (pengecilan tengkorak kepala dan juga penciutan otak) akibat serangan virus Zika di Brazil. Terkait dengan wabah ini bahkan pemerintah Brazil menganjurkan agar wanita di negara itu untuk menunda kehamilannya sampai dengan epidemik virus ini mereda. Diduga 1 juta orang di Brazil sudah terjangkit virus ini. 

Para pakar kesehatan di Brazil mengidentifikasi bahwa virus yang mewabah di Brazil ini masuk dari French Polynesia yang dibawa oleh pencandu bola yang menyaksikan kejuaraan sepak bola tahun 2014 lalu. 

Bahkan pihak WHO telah memberikan peringatan bagi orang yang akan bepergian ke 22 negara yang dianggap rawan sebagai penyebaran virus ini. 22 negara yang dianggap rawan terhadap wabah virus Zika ini umumnya terletak di Amerika Latin dan Karibia. Negara yang telah dinyatakan memiliki kasus epidemik virus Zika ini adalah : Bolivia, Ekuador, Guetemala, Paraguai, Venezuela, Barbados dan Meksiko.  

Jangan lupa, untuk menangani nyamuk Aedes di rumah Anda penyebab Bayi Microcephaly ini, hubungi Agripest yang memang ahlinya dalam pengendalian hama nyamuk.

Area Penyebaran Virus Zika

Categories:

One Response so far.

  1. Asking questions are actually good thing if you are not understanding anything completely, but this article gives good understanding yet. aol mail login

Leave a Reply

AgriPest - Jasa Pest Control - Jasa Fogging - Jasa Anti Rayap - Jasa Pengendalian Hama - Jasa Termite Control : "ANDA SOPAN KAMI SEGAN... "

AgriPest Di Facebook

Anti Rayap Ampuh SEO Stats powered by MyPagerank.Net